Posts

Showing posts with the label Sulsel

Hati Tertinggal di Makassar (Bag. 2)

Image
Oleh:  Nina Firstavina, SE. Web Editor  PNPM Mandiri Perkotaan  Hari kedua, Rabu, 9 Desember 2011. Kami langsung menuju Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Saya mendapat kehormatan untuk bertemu dengan dua dari sekian puluh korban dari kejadian tembok runtuh Sinrijala. Nenek tersebut begitu bersemangat menceritakan detik-detik runtuhnya tembok, yang menghancurkan 11 rumah dan membuat 30 KK kehilangan harta benda, bahkan nyawa anggota keluarga. Tercatat, 11 orang tewas dalam kejadian, termasuk jabang bayi yang belum lahir. Salah satu nenek yang saya temui rupanya kehilangan anak semata wayang dan cucunya yang masih di dalam perut, sekaligus. Raut duka membayang jelas di sana, seiring cerita dituturkan dalam logat Makassar yang sangat kental. Saya gagal menahan air mata di depan narasumber—suatu hal “memalukan” bagi saya pribadi, tapi biarlah, sekalian mengingatkan bahwa saya masih manusia biasa. Saking terenyuhnya hati, ditambah hasrat ingin berbagi ...

Hati Tertinggal di Makassar (Bag.1)

Image
Oleh:  Nina Firstavina, SE. Web Editor  PNPM Mandiri Perkotaan   Hari ini, Jumat, 9 Desember 2011 adalah hari terakhir saya berada di Kota Makassar. Kesan indah begitu mendalam terpatri dalam benak dan hati saya. Kesan itu dimulai sejak menginjakkan kaki pertama kali di Bandar Udara (Bandara) Sultan Hasanudin nan megah dan cantik, pada Selasa (6/12) pagi itu. Saya berjalan di sepanjang gedung bandara seperti turis datang dari kampung. Saya takjub pada arsitektur apik bandara ini. Saya tak hiraukan senyum maklum dari berpasang-pasang mata yang melihat tingkah laku saya yang terus-terusan berdecak kagum. Di luar bandara, rintik hujan tumpah. Membuat iklim Makassar—yang kata orang panas terik—menjadi sejuk dan basah. Tenaga Ahli Urban Planner OC 8 Sulawesi Selatan Munirfan Najamuddin menyambut kami—saya, Sub TA PLPBK Maizil dan Sub TA Infrastruktur Ali Imron—dengan hangat, lalu membawa kami silaturahmi ke kantor KMW/OC 8 Sulsel yang terletak di seberang rumah Ketua KPK ...

Asa yang Terenggut di Sinrijala

Image
O leh:  Nina Firstavina, SE Web Editor  PNPM Mandiri Perkotaan   Duka itu membekas jelas di raut wajah Dg.Ngasih. Anak semata wayangnya, Hadiah Dg. Puji, yang tengah hamil enam bulan, meninggal dunia tertimbun reruntuhan rumahnya dalam kejadian tembok longsor di Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada hari Minggu, 4 Desember 2011, sekira pukul 13.30 WITA. “Dg.Ngasih juga hampir menjadi korban, karena dia sudah berada di pintu. Kalau tidak ditarik oleh suaminya, Dg.Sadong, sudah pasti ikut terkubur dia,” tutur Dg. Sunggu, dengan dialek khas Makassar nan kental. Dg.Sunggu adalah tetangga rumah Dg.Ngasih. Pada Rabu, 7 Desember 2011, sekira pukul 09.15 WITA itu, Dg.Sunggu dan Dg.Ngasih sedang duduk berdampingan di kursi panjang yang terbuat dari beberapa balok kayu, di pinggir kanal. Di seberang kanal itu tampak timbunan tanah longsoran. Ada jejeran bekas rumah, terbuat dari seng dan kayu, hancur berantakan di bawah tanah dan tembok yang longsor t...